Tampilkan postingan dengan label Peluang Usaha. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Peluang Usaha. Tampilkan semua postingan

Selasa, 25 Juni 2013

Rumput Gajah Mini, Modal Mini Untung Maksi


Tenaga Kerja Indonesia (TKI) maupun TKI purna kini berpeluang mengembangbiakan dana hasil bekerjanya selama bertahun-tahun di luar negeri. Salah satu peluang bisnis yang bisa dimasuki adalah sektor agribisnis khususnya budidaya tanaman rumput gajah mini.

Dari bisnis tersebut, Institut Pertanian Bogor (IPB) memperkirakan keuntungan yang bisa diperoleh bisa mencapai Rp 60 juta per hektare (ha).

Rektor IPB, Herry Suhardiyanto, mengatakan institusinya memiliki sejumlah program bisnis yang bisa diambil para TKI maupun TKI purna. Program ini mencakup agribisnis mulai peternakan, palawija, hingga forest farming.

Saat ini, lanjut, Herry, program bisnis pertanian yang sudah berjalan dan menjadi proyek percontohan adalah penanaman rumput gajah seluas 2 hektar di Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor.

“Penyediaan potensi lahan sekitar 200 hektar di Kecamatan Cigudeg sebagai role model rumput gajah seluas 2 hektar selama enam bulan kita akan kembangkan. Kita sudah kerjasama dengan 4 desa,” ujarnya, baru-baru ini.

Untuk memulai bisnis rumput gajah, calon pemodal hanya cukup menginvestasikan dana awal sebesar Rp 20 juta per hektar.

Pada tahap pertama, investor hanya membutuh waktu 4 sampai 6 bulan sebelum memperoleh hasil dari panen pertama. Selanjutnya, tanaman rumput gajah hanya membutuhkan waktu selama 1 sampai 2 bulan untuk membuahkan hasil.

“Setiap panen biasanya dapat 30 ton dengan keuntungan bersih Rp 60 juta per hektar. Per kilo biasanya dijual Rp 150 tapi pembeli datang sendiri. Panen berikutnya sama, bahkan tak perlu bibit bisa sampai 4 tahun,” kata Herry.

Untuk pemasaran rumput gajah ini, lanjutnya, IPB telah menjamin untuk dipasok ke sejumlah peternakan di Pondok Rangon. Untuk di kawasan Jawa Barat sendiri, terdapat banyak potensi pasar yang cukup tinggi seperti di Sukabumi, Sentul dan Kabupaten Lebak Bogor.

Dengan adanya model kerjasama Badan Nasional penermpatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) dan IPB, diharapkan dapat menekan jumlah pekerja lokal yang berniat menjadi TKI. Pasalnya, model kerjasama ini lebih mengutamakan pada pemberdayaan kewirausahaan TKI.

“Kalau ada kesempatan di dalam negeri ngapain pergi ke luar negeri, artinya tetep kita utamakan dalam negeri. Dan kita butuh singkronisasi kebijakan nasional untuk ini semua,” tandanya.

Sementara itu, Deputi Penempatan BNP2TKI Agusdin Subiantoro mengatakan pihaknya telah mengalokasikan dana Rp 200 juta untuk mengembangkan kemampuan kewirausahaan TKI di bidang agribisnis.

“Nantinya dana ini untuk program-program yang akan ditawarkan kepada TKI purna, sekarang sudah mulai berjalan,” ujar Agusdin menjelaskan, program baru BNP2TKI bekerjasama dengan IPB ini nantinya akan ditawarkan kepada TKI atau mantan TKI.

Dan tentunya program agribisnis ini akan disesuaikan dengan potensi kawasan dan minat TKI, khususnya di kawasan basis-basis pengiriman TKI.

sumber: http://jpmi.or.id

Senin, 24 Juni 2013

Peluang Usaha Di Bulan Ramadhan

Kurang dari sebulan lagi umat muslim akan menyambut bulan suci Ramadhan/ bulan puasa. Tak hanya dapat meningkatkan keimanan, di bulan puasa anda juga dapat meningkatkan pemasukan anda dengan berbisnis tambahan.

Analisa Marketing dan Branding Bisnis di Bulan Puasa

Untuk itu perlu persiapan yang matang dalam memulai bisnis dengan momen bulan puasa dan Idul Fitri ini. Langkah awal tentunya dengan menentukan jenis usaha yang ingin anda jalankan. Hal yang penting setelah itu adalah mencari suplier yang bisa memberi harga yang murah atau kompetitif. Tetapi anda harus tetap memperhatikan kualitas dari barang yang akan diperdagangkan agar tidak menimbulkan kekecewaan pada pembeli atau konsumen anda.

Kemudian hitunglah berapa biaya investasi yang perlu anda sediakan termasuk biaya marketing dan branding. Beranjak dari itu, hitung pula harga yang dapat memberi keuntungan untuk bisnis anda tetapi juga harga jual tersebut sesuai dengan target market yang disasar. Buatlah rencana keuangan sederhana untuk menggambarkan kemungkinan keuntungan dibanding dengan modal yang dikeluarkan.

Lakukan promosi. Hal ini penting agar konsumen anda mengetahui keberadaan anda serta produk anda. Siapkan materi promosi produk. Awali dengan pembuatan logo untuk produk atau usaha anda. Logo berperan penting karena logo adalah iklan besar di media yang kecil. Dengan mempunyai logo anda akan memperlihatkan kualitas serta bonafisitas usaha anda. Dengan logo pula usaha atau produk anda bisa dibedakan dan mudah diingat oleh konsumen anda. Ingat banyak sekali usaha rumahan yang menjadi perusahaan besar karena melakukan program marketing dan branding yang benar.

Bila anda mempunyai toko atau lokasi untuk memulai usaha anda, jangan lupa membuat banner atau sign board agar konsumen anda dapat mengenali lokasi anda dengan mudah. Bila usaha anda berada didunia maya, maka siapkanlah website dengan desain yang profesional dan logo yang menawan sehingga pengunjung website anda nyaman untuk mencari dan mempelajari produk yang anda tawarkan. Bila anda mempunyai budget promosi lebih, maka anda dapat membuat leaflet untuk mempromosikan bisnis atau produk yang anda tawarkan. Menyebarkan brosur atau leaflet di tempat berkumpulnya target market potensial dapat menjadi alternatif dalam melakukan promosi. Jangan lupa menaruh logo pada website, leaflet atau materi promosi lainnya. Selain logo, anda juga wajib mempunyai headline atau slogan dan tagline menarik yang menggambarkan produk atau usaha yang ditawarkan. Tagline tersebut haruslah “menjual” agar bisa menarik perhatian konsumen.

Setelah rencana pemilihan sarana promosi sudah anda pertimbangkan, setelah itu siapkanlah paket-paket promosi yang menarik bagi konsumen atau calon konsumen anda. Setelah itu kumpulkanlah database siapa kiranya yang dapat menjadi pembeli potensial, seperti teman, saudara, rekan bisnis, penduduk disuatu wilayah atau orang disekitar tempat tinggal anda. Cara berpromosi sebaiknya disesuaikan dengan pembeli potensial anda. Pasar yang menarik untuk di cermati adalah bazar atau pameran yang sering diadakan selama bulan Ramadhan ini. Kumpulkanlah informasi mengenai bazar atau pameran yang akan diadakan selama bulan puasa dan daftarkan diri bila acara tersebut sesuai dengan target market anda dan biayanya sesuai dengan dana promosi anda.

Anda juga dapat bekerja sama dengan rekan pengusaha yang menargetkan pasar yang sama dengan anda. Sehingga anda bisa melakukan promosi bersama, seperti bila pembeli membeli produk/barang anda maka pembeli akan mendapatkan potongan harga untuk membeli barang/produk rekanan anda, atau sebaliknya. Jejaring sosial di dunia maya seperti facebook dan twitter merupakan pilihan dalam mempromosikan bisnis atau produk anda.

Peluang bisnis di bualan puasa ini terbuka lebar untuk siapa saja yang mau menekuninya.

Berikut beberapa jenis bisnis yang menjanjikan untuk dijalankan di bulan puasa:

1. Kuliner
Setiap bulan puasa sudah pasti bisnis kuliner dadakan semakin menjamur, karena bisnis tersebut menjanjikan untuk dijalankan pada bulan puasa. Namun bukan berarti anda tidak dapat ikut bersaing, tak hanya membuat menu yang berbeda anda juga dapat memberikan pelayanan ekstra. Seperti menyediakan paket kuliner untuk makan sahur dan menyediakan jasa delivery yang mengantarkan menu makanan untuk berbuka puasa ke kantor maupun ke rumah.

2. Event Organizer
Buka bersama atau yang biasa disebut bukber menjadi sebuah agenda rutin di bulan puasa. Buka bersama teman sekantor, teman satu kampus, maupun teman semasa sekolah rutin dilakukan di setiap bulan puasa, namun dengan beragamnya kesibukan masing-masing individu rencana bukber kerap kali terbengkalai. Untuk itu kamu bisa menjadi organizer untuk me-arrange buka bersama bagi institusi.

3. Jasa Dekorasi
Menjelang lebaran kerap kali orang menginginkan suasana baru untuk rumah dan kamarnya, kamu dapat memanfaatkan moment tersebut untuk menawarkan jasa dekorasi ruangan. Selain menawarkan jasa dekorasi kamu juga dapat menjual berbagai barang kebutuhan lebaran seperti menjual toples kue dan rangkaian bunga.

4. Perangkat Ibadah
Menyediakan keperluan selama puasa dan lebaran sudah pasti menjadi bisnis yang menggiurkan. Agar dapat lebih menguntungkan anda dapat memilih barang-barang yang unik. Biasanya menjelang lebaran masyarakat mulai mencari alat solat seperti baju koko, mukena, dan sarung. Anda dapat menjual alat-alat solat tersebut yang memiliki motif seragam maupun motif unik lainnya.

5. Rental Mobil
Untuk anda yang tidak pulang ke kampung halaman, anda dapat menyewakan mobil anda. Namun untuk menambah daya jual anda dapat melengkapi mobil anda dengan perangkat multimedia seperti sound system dan lcd tv hingga baby chair.

6. Jasa Penitipan Hewan
Jasa penitipan hewan juga menjadi salah satu bisnis yang menggiurkan di bulan puasa terlebih lagi menjelang lebaran. Pemilik hewan biasanya tidak akan membawa hewan piaraan mereka ketika mudik, sehingga mereka lebih memilih menitipkannya. Namun perlu diperhatikan anda tidak alergi terhadap hewan dan piawai merawat hewan peliharaan.

Sebelum memilih bisnis yang akan dijalankan ada baiknya anda memerhatikan pangsa pasar disekitar anda dan pastikan juga kekuatan modal serta keahlian yang anda miliki.

sumber: www.kerjakreatif.net

Rabu, 19 Juni 2013

Permintaan mebel bambu Majalengka meningkat

Permintaan mebel berbahan bambu buatan pengrajin Majalengka, Jawa Barat meningkat terutama saat musim panen di daerah Pantura seperti Indramanyu dan Cirebon.

"Pesanan berbagai jenis mebel berbahan bambu hitam cukup menggairahkan karena mebel tersebut sangat diminati konsumen di Cirebon, Indramayu, Kuningan, Majalengka bahkan hingga Jakarta," kata Yanto salah seorang perajin mebel di Kabupaten Majalengka, Sabtu.

Dikatakannya, penjualan kursi santai biasanya paling terjual sekitar 30 pasang setiap pekan, kini setelah mebel berbahan bambu tersebut semakin diminati konsumen, penjualan naik mencapai 45 pasang selain kursi santai, kursi tamu minimal pesanan bertambah.

Mebel berbahan bambu harganya terjangkau, kata dia, setiap satu pasang kursi santai dijual kisaran Rp200 ribu hingga Rp300 ribu tergantung desain yang dikerjakan oleh perajin.

Hal senada diungkapkan Yoyo, perajin mebel berbahan bambu lainnya.

"Harga terjangkau ditambah desain mebel berbahan bambu terus dikembangkan, pesanan mebel cukup menggairahkan, sehingga membuka peluang usaha kecil bagi masyarakat Kabupaten Majalengka," katanya.

Bahan baku bambu di Kabupaten Majalengka cukup melimpah, kata dia, selain itu harganya masih relatif terjangkau karena banyak petani mempertahankan pohon bambu, seperti bambu berwarna hitam dan bambu "tamiang" untuk bahan anyaman.

Rastim, salah seorang pedagang mebel di Indramayu mengaku, penjualan mebel berbahan bambu mengalami peningkatan, selain harganya terjangkau mebel tersebut diminati karena natural.

sumber: www.antaranews.com

Minggu, 16 Juni 2013

Produk Makanan Khas Majalengka

Berikut kami akan bahas makanan khas daerah Majalengka, yang keberadaannya makin langka di temui. Padahal dengan seiring perkembangan kota Majalengka yang mulai menampakan perkembangan pembangunan dan pertumbuhan ekonominya yang mulai meningkat, makanan khas ini adalah salah satu peluang usaha/bisnis yang cukup punya masa depan yang baik.


1. Kecap

Kendati belum didukung dengan promosi besar-besaran, namun kecap Majalengka yang dikenal dengan Kecap Segi Tiga itu, terbukti mampu bertahan selama setengah abad lebih sejak 1952 silam. Dengan dukungan beberapa daerah tetangga sebagai pemasok bahan baku, Kecap Segi tiga Majalengka masih mampu bertahan sampai saat ini.

Beberapa daerah tercatat sebagai pemasok utama bahan baku pembutan Kecap yang dirintis oleh H. Lukman pada tahun 1952 itu, seperti Cirebon, Bandung, Banjar, Cianjur. Daerah itu, secara tidak langsung menjadi bagian dari perjalanan sejarah dan eksistensi Kecap Segi tiga Majalengka.

sumber: http://majalengka.blog.unsoed.ac.id

 
2. Gula Cakar

Gula cakar mungkin tidak dikenal di daerah lain dan hanya di kenal di Kabupaten Majalengka. Gulanya berwarna merah berbentuk persegi ukurannya sekitar 3 cm X 4 Cm.

Gula tersebut terbuat dari gula putih dicampur soda atau jaman dulu dengan sabun beko yag berwarna kehitaman agar bisa mengembang, tak heran kalau gula ini berlubang namun lubang-lubangnya kecil, selain itu menggunakan jat pewarna yang pada umumya berwarna merah.

Gula ini biasa digunakan masyarakat Majalengka untuk menyeduh teh manis atau kopi tumbuk pahit, gulanya mudah larut hanya hitungan detik. Gula ini lebih banyak digunakan oleh masyarakat generasi tua atau masyarakat pinggiran yang fanatik akan gula untuk campuran minum teh dan kopi.

Konsumen gulan cakar ini belakangan semakin terbatas di samping produsen gula inipun semakin sedikit terkait dengan semakin mahalnya harga gula dan bahan bakar, sehingga banyak produsen yang berhenti beroprasi.

 sumber: http://www.pikiran-rakyat.com


3. Rangginang

Sejenis kerupuk tebal yang terbuat dari nasi atau beras ketan yang dikeringkan dengan cara dijemur di bawah panas matahari lalu digoreng panas dalam minyak goreng dalam jumlah yang banyak. Agak berbeda dari jenis kerupuk lain yang umumnya terbuat dari adonan bahan yang dihaluskan seperti tepung tapioka atau tumbukan biji melinjo, rengginang tidak dihancurkan sehingga bentuk butiran nasi atau ketannya masih tampak. Seringkali rengginang dibuat dari nasi sisa yang tak termakan, lalu dijemur dan dikeringkan untuk kemudian digoreng dan dijadikan rengginang.


4. Nasi Lengko

Nasi Lengko, berupa nasi nasi putih panas yg diberi topping tempe goreng, tahu goreng, mentimun (mentah segar, dicacah), tauge (direbus), daun kucai (dipotong kecil-kecil), bawang goreng, bumbu kacang (seperti bumbu rujak, pedas atau tidak, tergantung selera), dan kecap manis. Dan, umumnya kecap manis yang dipergunakan adalah kecap manis encer, bukan yang kental. Disiramkan ke atas semua bahan.


5. Dan banyak makanan khas lainnya seperti Opak ketan, Opak Singkong, Soto Khas Majalengka, Jalakotek, aneka kripik, dll.


Semuanya hanya butuh marketing pada product packaging, sehingga dengan tampilan dan kemasan yang menarik bisa mempercepat perkembangan bisnis makanan khas Majalengkan ini.