Tampilkan postingan dengan label Tips Belanja Online. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips Belanja Online. Tampilkan semua postingan
Rabu, 24 Juli 2013
Tips Membeli Parcel Lebaran
1. Untuk tweeps yang akan beli parcel, jangan tergiur dengan isi dan tampilan menarik, CEK masa KADALUARSA produk yg ada di dalamnya. #parcel
2. Catat alamat dan nama toko yang menjual parcel, berguna untuk komplain, jika ditemukan produk yg kadaluarsa. #parcel
3. Pilih jenis parcel yang sesuai dengan kebutuhan, karena banyak ragam jenisnya, ada makanan, pakaian, dll. Pilih yg disukai penerima. #parcel
4. Jangan sungkan untuk menanyakan tentang isi parcel ke penjual secara detail, agar tidak ada keraguan dalam membeli. #parcel
5. Jika penerima beragama Islam, perhatikan label halal di setiap produk yang ada di dalamnya, pastikan berlabel Halal dari MUI. #parcel
6. Perhatikan harga parcel, apakah sesuai dengan desain & isi produk2 di dalamnya, jangan sampai harga tidak sesuai dg kondisi parcel. #parcel
7. Cek keseluruhan kemasan parcel, jangan sampai ada cacat dalam kemasan. #parcel
Jumat, 05 Juli 2013
Tips Menjadi Konsumen Cerdas
Di era sekarang, konsumen makin cerdas, khususnya dalam memilih produk maupun jasa dari perusahaan. Namun, menjadi cerdas ini mau tidak mau memang harus dimiliki oleh konsumen. Kecerdasan ini layak dimiliki demi kebaikan dan kepentingan konsumen tersebut. Hal ini disampaikan oleh Ganef Judawati selaku Ditjen Standardisasi dan Perlindungan Konsumen Kementerian Perdagangan dalam Jakarta Marketing Week 2013, di Kota Kasablanka Mal, Jakarta, Selasa (30/04/2013).
Berikut adalah tips menjadi konsumen cerdas seperti dikatakan oleh Ganef Judawati:
1. Tegakkan hak dan kewajiban Anda selaku konsumen
Konsumen sebaiknya kritis dan berani emmperjuangkan haknya apabila barang dan jasa yang dibelinya tidak sesuai dengan standar yang dipersyaratkan dan tiidak sesuai dengan yang dijanjikan. Namun, konsumen di satu sisi, juga harus menyadari apa yang menjadi kewajibannya.
2. Teliti sebelum membeli
Konsumen sebaiknya membiasakan untuk meneliti barang atau jasa yang ditawarkan atau dibeli dipasar.
3. Perhatikan label, MKG, dan masa kadaluwarsa
Konsumen sebaiknya kritis pada kondisi barang atau jasa, meneliti kemasan, sekaligus labelnya. Di label, biasanya dicantumkan komposisi, manfaat aturan pakai, dan masa berlaku.
4. Pastikan produk sesuai dengan standar mutu K3L
Konsumen sebaiknya terbiasa meneliti produk yang tersertifikasi, seperti dengan label SNI. Sertifikasi ini sebagai jaminan kepastian atas kesehatan, keamanan, dan keselamatan konsumen.
5. Membeli produk sesuai dengan kebutuhan
Dalam kaitan ini, konsumen sebaiknya membudayakan sikap tidak boros alias konsumtif.
Berikut adalah tips menjadi konsumen cerdas seperti dikatakan oleh Ganef Judawati:
1. Tegakkan hak dan kewajiban Anda selaku konsumen
Konsumen sebaiknya kritis dan berani emmperjuangkan haknya apabila barang dan jasa yang dibelinya tidak sesuai dengan standar yang dipersyaratkan dan tiidak sesuai dengan yang dijanjikan. Namun, konsumen di satu sisi, juga harus menyadari apa yang menjadi kewajibannya.
2. Teliti sebelum membeli
Konsumen sebaiknya membiasakan untuk meneliti barang atau jasa yang ditawarkan atau dibeli dipasar.
3. Perhatikan label, MKG, dan masa kadaluwarsa
Konsumen sebaiknya kritis pada kondisi barang atau jasa, meneliti kemasan, sekaligus labelnya. Di label, biasanya dicantumkan komposisi, manfaat aturan pakai, dan masa berlaku.
4. Pastikan produk sesuai dengan standar mutu K3L
Konsumen sebaiknya terbiasa meneliti produk yang tersertifikasi, seperti dengan label SNI. Sertifikasi ini sebagai jaminan kepastian atas kesehatan, keamanan, dan keselamatan konsumen.
5. Membeli produk sesuai dengan kebutuhan
Dalam kaitan ini, konsumen sebaiknya membudayakan sikap tidak boros alias konsumtif.
Jumat, 21 Juni 2013
Tips Belanja Online
Bagi sebagian besar masyarakat Indonesia masih enggan atau ragu untuk belanja online karena banyak terjadi beberapa kasus penipuan, tetapi untuk sebagian masyarakat lainnya belanja online adalah hal yang praktis dan efisien dalam berbelanja di era modern sekarang ini untuk mendapatkan barang yang diinginkan.
Memang, sekarang ini tidak sedikit tumbuh subur OL Shop (toko online) "jadi-jadian" yang melakukan berbagai penipuan untuk mengelabui konsumennya. Namun jika kita hati-hati dalam bertransaksi di internet, kita akan terhindar dari penipuan tersebut.
Berikut ada beberapa tips dari kami tentang Belanja Online supaya terhindar dari penipuan tersebut, yang dirangkum dalam bentuk kultwit oleh akun twitter kami @fjbMJLK. Silahkan disimak dan semoga bermanfaat. :)
1. Cek biodata OL Shop tersebut, jika data profil tidak lengkap & tidak meyakinkan sebaiknya hindari. #tipsBelanjaOnline
2. Tanya ke teman atau saudara, kali aja pernah bertransaksi dengan OL Shop tersebut. #tipsBelanjaOnline
3. Cek akun OL Shop tersebut di google, jika terdapat ulasan yg buruk ttg OL Shop tersebut batalkan saja transaksinya. #tipsBelanjaOnline
4. Hubungi Nomor kontaknya, jika mendapat penjelasan yg kurang jelas (berbelit2) thdp pertanyaan kamu, sebaiknya hindari. #tipsBelanjaOnline
5. Cek list komentar2 pembeli lain ttg OL Shop tersebut di twitter/facebook/web-nya, apakah positif/negatif. #tipsBelanjaOnline
6. Cek prosedur transaksi di OL Shop tersebut, jika prosedurnya dinilai tidak jelas sebaiknya hindari. #tipsBelanjaOnline
7. Tanyakan apakah bisa COD (Cash On Delivery / tatap muka), jika bisa, sebaiknya pilih COD. #tipsBelanjaOnline
8. Jika pilih COD, pastikan ketemuan ditempat yang aman & ramai, utk waspada dari hal yg tdk diinginkan. #tipsBelanjaOnline
9. Pembelian dengan cara COD memberikan keuntungan kepada pembeli. Pembeli bisa mengecek barang secara utuh. #tipsBelanjaOnline
10. Selanjutnya, hindari belanja ke OL Shop yg tidak bisa memperlihatkan gambar atau keterangan detail barangnya. #tipsBelanjaOnline
11. Atau, hindari juga belanja ke OL Shop yg menampilkan gambar barang yang hanya berupa gambar generik. #tipsBelanjaOnline
12. Misalnya OL Shop tsb jual hp BB second, tp gambar yg dperlihatkan adlh gambar BB baru yg biasa dtemui di internet. #tipsBelanjaOnline
13. Jangan tergiur dengan harga yg murah, cek barang baik-baik. Karena kualitas barang selalu berbanding lurus dg harga. #tipsBelanjaOnline
14. Tanya ke OL Shop tersebut apakah barang tersebut ada garansi atau tidak. #tipsBelanjaOnline
15. Tanya juga ke OL Shop tersebut tentang kelengkapan dan detail barang tersebut, apa yang tak tertera di iklan. #tipsBelanjaOnline
16. Selanjutnya, Jangan mau mentransfer uang duluan (jika disuruh), sebelum transaksi deal. #tipsBelanjaOnline
17. Tanyakan ke OL Shop, apa bisa transfer uang pake jasa REKBER. #tipsBelanjaOnline
18. REKBER adalah perantara atau pihak ketiga yang membantu keamanan dan kenyamanan transaksi online kamu. #tipsBelanjaOnline
19. Jika ada fasilitas REKBER, pake-lah jasa itu. Cuma ada biaya tambahan sekitar 10rb, dibebankan ke pembeli. #tipsBelanjaOnline
20. Jika tdk ada fasilitas REKBER, pastikan hal2 yg sebelumnya sudah disebutkan tadi sudah valid / nyaman utk transaksi. #tipsBelanjaOnline
21. Terus, pastikan OL Shop menggunakan jasa pengiriman yang familiar, kalo gak familiar sebaiknya cari info detailnya. #tipsBelanjaOnline
22. Minta kepastian tentang pengiriman barang (kapan no resi dikasih & kapan barang akan sampai). #tipsBelanjaOnline
23. Jika barang belum sampai dlm tenggang waktu yg telah diberikan, kontak segera OL Shopnya, lalu tanya kenapa. #tipsBelanjaOnline
24. Jika OL Shop tdk bisa dihubungi stlh beberapa kali (BEBERAPA HARI) dikontak, langsung lapor ke polisi (cybercrime). #tipsBelanjaOnline
25. Bisa posting ke fanpage Sat Cyber Crime Polda Metro Jaya dan berikut linknya ~> goo.gl/YTt83 . #tipsBelanjaOnline
26. Jika barang telah diterima sesuai tenggat waktu yg dikasih & barangnya utuh, berilah review positif OL Shop tersebut. #tipsBelanjaOnline
27. Selalu berhati2 belanja online, tp JANGAN TAKUT juga untuk belanja, krn skrg hak pembeli & penjual dilindungi hukum. #tipsBelanjaOnline
Memang, sekarang ini tidak sedikit tumbuh subur OL Shop (toko online) "jadi-jadian" yang melakukan berbagai penipuan untuk mengelabui konsumennya. Namun jika kita hati-hati dalam bertransaksi di internet, kita akan terhindar dari penipuan tersebut.
Berikut ada beberapa tips dari kami tentang Belanja Online supaya terhindar dari penipuan tersebut, yang dirangkum dalam bentuk kultwit oleh akun twitter kami @fjbMJLK. Silahkan disimak dan semoga bermanfaat. :)
1. Cek biodata OL Shop tersebut, jika data profil tidak lengkap & tidak meyakinkan sebaiknya hindari. #tipsBelanjaOnline
2. Tanya ke teman atau saudara, kali aja pernah bertransaksi dengan OL Shop tersebut. #tipsBelanjaOnline
3. Cek akun OL Shop tersebut di google, jika terdapat ulasan yg buruk ttg OL Shop tersebut batalkan saja transaksinya. #tipsBelanjaOnline
4. Hubungi Nomor kontaknya, jika mendapat penjelasan yg kurang jelas (berbelit2) thdp pertanyaan kamu, sebaiknya hindari. #tipsBelanjaOnline
5. Cek list komentar2 pembeli lain ttg OL Shop tersebut di twitter/facebook/web-nya, apakah positif/negatif. #tipsBelanjaOnline
6. Cek prosedur transaksi di OL Shop tersebut, jika prosedurnya dinilai tidak jelas sebaiknya hindari. #tipsBelanjaOnline
7. Tanyakan apakah bisa COD (Cash On Delivery / tatap muka), jika bisa, sebaiknya pilih COD. #tipsBelanjaOnline
8. Jika pilih COD, pastikan ketemuan ditempat yang aman & ramai, utk waspada dari hal yg tdk diinginkan. #tipsBelanjaOnline
9. Pembelian dengan cara COD memberikan keuntungan kepada pembeli. Pembeli bisa mengecek barang secara utuh. #tipsBelanjaOnline
10. Selanjutnya, hindari belanja ke OL Shop yg tidak bisa memperlihatkan gambar atau keterangan detail barangnya. #tipsBelanjaOnline
11. Atau, hindari juga belanja ke OL Shop yg menampilkan gambar barang yang hanya berupa gambar generik. #tipsBelanjaOnline
12. Misalnya OL Shop tsb jual hp BB second, tp gambar yg dperlihatkan adlh gambar BB baru yg biasa dtemui di internet. #tipsBelanjaOnline
13. Jangan tergiur dengan harga yg murah, cek barang baik-baik. Karena kualitas barang selalu berbanding lurus dg harga. #tipsBelanjaOnline
14. Tanya ke OL Shop tersebut apakah barang tersebut ada garansi atau tidak. #tipsBelanjaOnline
15. Tanya juga ke OL Shop tersebut tentang kelengkapan dan detail barang tersebut, apa yang tak tertera di iklan. #tipsBelanjaOnline
16. Selanjutnya, Jangan mau mentransfer uang duluan (jika disuruh), sebelum transaksi deal. #tipsBelanjaOnline
17. Tanyakan ke OL Shop, apa bisa transfer uang pake jasa REKBER. #tipsBelanjaOnline
18. REKBER adalah perantara atau pihak ketiga yang membantu keamanan dan kenyamanan transaksi online kamu. #tipsBelanjaOnline
19. Jika ada fasilitas REKBER, pake-lah jasa itu. Cuma ada biaya tambahan sekitar 10rb, dibebankan ke pembeli. #tipsBelanjaOnline
20. Jika tdk ada fasilitas REKBER, pastikan hal2 yg sebelumnya sudah disebutkan tadi sudah valid / nyaman utk transaksi. #tipsBelanjaOnline
21. Terus, pastikan OL Shop menggunakan jasa pengiriman yang familiar, kalo gak familiar sebaiknya cari info detailnya. #tipsBelanjaOnline
22. Minta kepastian tentang pengiriman barang (kapan no resi dikasih & kapan barang akan sampai). #tipsBelanjaOnline
23. Jika barang belum sampai dlm tenggang waktu yg telah diberikan, kontak segera OL Shopnya, lalu tanya kenapa. #tipsBelanjaOnline
24. Jika OL Shop tdk bisa dihubungi stlh beberapa kali (BEBERAPA HARI) dikontak, langsung lapor ke polisi (cybercrime). #tipsBelanjaOnline
25. Bisa posting ke fanpage Sat Cyber Crime Polda Metro Jaya dan berikut linknya ~> goo.gl/YTt83 . #tipsBelanjaOnline
26. Jika barang telah diterima sesuai tenggat waktu yg dikasih & barangnya utuh, berilah review positif OL Shop tersebut. #tipsBelanjaOnline
27. Selalu berhati2 belanja online, tp JANGAN TAKUT juga untuk belanja, krn skrg hak pembeli & penjual dilindungi hukum. #tipsBelanjaOnline
10 Tips Aman Berbelanja "Online"
Sebuah studi yang dilakukan oleh Forrester melaporkan bahwa pada saat-saat menjelang liburan, konsumen yang berbelanja secara online meningkat.
Yang senang bukan cuma situs-situs web jualan, tapi juga para “garong digital” Karena semakin banyak transaksi, semakin besar pula kemungkinan mereka mendapat apa yang mereka inginkan.
Bagaimana agar terhindar dari gangguan para penjahat tersebut? Inilah 10 panduan aman melakukan jual-beli online:
1. Lakukan riset terhadap situs web tempat Anda berbelanja
Tips ini harus dilakukan kalau Anda berbelanja seperti pakaian online di situs web yang Anda sendiri kurang familiar. Periksa nomor telepon si penjual dan hubungi.
Kalau tidak meyakinkan, kunjungi mesin pencari Google atau Yahoo kemudian masukkan nama situs web itu. Carilah ulasan dari konsumen mereka. Kalau ada yang tidak beres, sudahlah, tinggalkan saja situs web itu.
2. Baca baik-baik kebijakan situs web terhadap data pribadi Anda
Jangan sampai di kebijakan itu ada poin yang menyebutkan kalau pengelola situs web boleh memberikan data pribadi ke pihak lain.
Baca juga kebijakan pengembalian barang. Karena barang yang dibeli tidak bisa dilihat secara fisik, harus ada garansi kalau barang yang dikirim cacat, Anda boleh mengirim barang cacat itu kembali dan tentu saja diganti dengan barang baru atau uang Anda kembali.
Periksa juga siapa yang membayar pengembalian barang itu.
3. Periksa paket barang dengan membaca deskripsi produk baik-baik.
Curigailah pada barang bermerek yang dijual dengan potongan harga yang sangat besar.
4. Jangan mudah tergoda barang murah
Jangan buru-buru jatuh cinta pada tawaran barang dengan harga murah yang datang dari e-mail, apalagi meminta ID dan password tanpa izin dari pemilik e-mail. Itu biasanya kerjaan spammer.
Tapi hati-hati, spammer bisa juga merayu. Ia mengirim e-mail yang seolah-olah datang dari perusahaan baik-baik. Sebaiknya, kunjungi situs web perusahaan baik-baik itu dan langsung belanja darisana. Jangan via e-mail atau jendela pop-up.
5. Cari tanda kalau situs web itu aman
Tanda itu biasanya berupa gambar gembok di baris status (status bar) browser. Sebelum memasukkan informasi pribadi, periksa tanda itu ada.
Ketika Anda diminta untuk memasukkan informasi pendaftaran nomor kartu kredit, lihat alamat situs web. Harusnya alamat situs web berubah dari http ke 'shttp' atau 'https'. Artinya informasi pembayaran itu dienkripsi, lebih amanlah pokoknya.
6. Amankan PC Anda
Minimal PC Anda harus punya antivirus. Lebih baik lagi kalau punya anti spyware dan firewall. Ingat, peranti lunak keamanan itu harus di-update secara teratur agar PC terlindung dari ancaman terbaru. Baiknya, atur saja proses update secara otomatis.
7. Pertimbangkanlah cara pembayaran
Pembayaran biasanya dilakukan dengan kartu kredit. Dengan kartu kredit, Anda punya bukti kuat kalau Anda sudah melakukan transaksi kalau barang tidak diantar atau tidak sesuai pesanan.
Tapi, karena banyaknya pencurian nomor kartu kredit, pembayaran dengan menggunakan sistem seperti PayPal, Transfer Kirim, atau COD boleh dipertimbangkan.
8. Periksa harga total.
Harga barang, plus ongkos bungkus, plus ongkos kirim, mudah-mudahan ada diskonnya. Bandingkan harga total dari suatu situs web dengan situs web lain.
9. Simpan bukti transaksi
Termasuk deskripsi produk dan harga, kuitansi digital, dan juga salinan e-mail antara Anda dengan penjual.
10. Matikan PC Anda setelah transaksi
Kalau PC dinyalakan terus, bisa saja sudah ada garong yang sudah menanamkan malware, mengambil alih kendali PC dan melakukan transaksi.
sumber: http://tekno.kompas.com
Yang senang bukan cuma situs-situs web jualan, tapi juga para “garong digital” Karena semakin banyak transaksi, semakin besar pula kemungkinan mereka mendapat apa yang mereka inginkan.
Bagaimana agar terhindar dari gangguan para penjahat tersebut? Inilah 10 panduan aman melakukan jual-beli online:
1. Lakukan riset terhadap situs web tempat Anda berbelanja
Tips ini harus dilakukan kalau Anda berbelanja seperti pakaian online di situs web yang Anda sendiri kurang familiar. Periksa nomor telepon si penjual dan hubungi.
Kalau tidak meyakinkan, kunjungi mesin pencari Google atau Yahoo kemudian masukkan nama situs web itu. Carilah ulasan dari konsumen mereka. Kalau ada yang tidak beres, sudahlah, tinggalkan saja situs web itu.
2. Baca baik-baik kebijakan situs web terhadap data pribadi Anda
Jangan sampai di kebijakan itu ada poin yang menyebutkan kalau pengelola situs web boleh memberikan data pribadi ke pihak lain.
Baca juga kebijakan pengembalian barang. Karena barang yang dibeli tidak bisa dilihat secara fisik, harus ada garansi kalau barang yang dikirim cacat, Anda boleh mengirim barang cacat itu kembali dan tentu saja diganti dengan barang baru atau uang Anda kembali.
Periksa juga siapa yang membayar pengembalian barang itu.
3. Periksa paket barang dengan membaca deskripsi produk baik-baik.
Curigailah pada barang bermerek yang dijual dengan potongan harga yang sangat besar.
4. Jangan mudah tergoda barang murah
Jangan buru-buru jatuh cinta pada tawaran barang dengan harga murah yang datang dari e-mail, apalagi meminta ID dan password tanpa izin dari pemilik e-mail. Itu biasanya kerjaan spammer.
Tapi hati-hati, spammer bisa juga merayu. Ia mengirim e-mail yang seolah-olah datang dari perusahaan baik-baik. Sebaiknya, kunjungi situs web perusahaan baik-baik itu dan langsung belanja darisana. Jangan via e-mail atau jendela pop-up.
5. Cari tanda kalau situs web itu aman
Tanda itu biasanya berupa gambar gembok di baris status (status bar) browser. Sebelum memasukkan informasi pribadi, periksa tanda itu ada.
Ketika Anda diminta untuk memasukkan informasi pendaftaran nomor kartu kredit, lihat alamat situs web. Harusnya alamat situs web berubah dari http ke 'shttp' atau 'https'. Artinya informasi pembayaran itu dienkripsi, lebih amanlah pokoknya.
6. Amankan PC Anda
Minimal PC Anda harus punya antivirus. Lebih baik lagi kalau punya anti spyware dan firewall. Ingat, peranti lunak keamanan itu harus di-update secara teratur agar PC terlindung dari ancaman terbaru. Baiknya, atur saja proses update secara otomatis.
7. Pertimbangkanlah cara pembayaran
Pembayaran biasanya dilakukan dengan kartu kredit. Dengan kartu kredit, Anda punya bukti kuat kalau Anda sudah melakukan transaksi kalau barang tidak diantar atau tidak sesuai pesanan.
Tapi, karena banyaknya pencurian nomor kartu kredit, pembayaran dengan menggunakan sistem seperti PayPal, Transfer Kirim, atau COD boleh dipertimbangkan.
8. Periksa harga total.
Harga barang, plus ongkos bungkus, plus ongkos kirim, mudah-mudahan ada diskonnya. Bandingkan harga total dari suatu situs web dengan situs web lain.
9. Simpan bukti transaksi
Termasuk deskripsi produk dan harga, kuitansi digital, dan juga salinan e-mail antara Anda dengan penjual.
10. Matikan PC Anda setelah transaksi
Kalau PC dinyalakan terus, bisa saja sudah ada garong yang sudah menanamkan malware, mengambil alih kendali PC dan melakukan transaksi.
sumber: http://tekno.kompas.com
Langganan:
Postingan (Atom)